| Tersedianya: | |
|---|---|
Sensor level sinyal CAN Bus menggunakan protokol Controller Area Network (CAN) untuk mengirimkan data, mengukur level cairan atau gas dan mengubah data ini menjadi sinyal digital untuk transmisi melalui jaringan CAN
. Hal ini memungkinkan integrasi tanpa batas dengan unit kontrol elektronik (ECU) di lingkungan otomotif dan industri
. Protokol CAN kuat dan andal, sehingga ideal untuk lingkungan yang bising dan komunikasi jarak jauh
. Sensor ini sering digunakan untuk memantau tingkat bahan bakar kendaraan secara real-time, memberikan data penting ke sistem kendali kendaraan
. Selain itu, mereka dapat berintegrasi dengan keluaran resistansi lain dalam satu sensor, menawarkan dua set sinyal keluaran untuk meningkatkan fungsionalitas
Sensor level sinyal CAN Bus menawarkan beberapa keuntungan karena integrasinya dengan protokol Controller Area Network (CAN):
Pengkabelan yang Disederhanakan dan Hemat Biaya:
Beberapa sensor dapat dihubungkan dalam jaringan, sehingga mengurangi kompleksitas dan biaya pemasangan kabel dibandingkan dengan sistem point-to-point tradisional. Hal ini juga meningkatkan ketahanan sistem, karena komunikasi dapat terus berlanjut meskipun terjadi kegagalan satu titik.
Kemampuan Multi-Master:
CAN Bus memungkinkan beberapa node memiliki akses yang sama ke bus, artinya setiap node dapat memulai komunikasi. Fitur ini meningkatkan efisiensi jaringan.
Keunggulan ini menjadikan sensor level sinyal CAN Bus ideal untuk aplikasi yang memerlukan pemantauan dan kontrol real-time yang andal, seperti sistem otomotif, otomasi industri, dan lingkungan elektronik kompleks lainnya.
| model # | S5-300 |
| Panjang | 300mm dari bawah ke tepi unit kepala, 110mm~3000mm dapat disesuaikan |
| Bahan | probe baja tahan karat dan pelampung NBR |
| Keluaran | CANBUS, J1939 |
| Resolusi | Resolusi 21mm (default) |
| Dimensi mengambang | 35*32 NBR |
| Pemasangan | Flensa lubang SAE-5 |
| Panjang kabel | panjang default adalah 460mm tanpa konektor; panjangnya dapat disesuaikan |